logo

Quotes About Life

Orang kampung seperti sahaya ini, bendoro muda, kelahirannya sendiri sudah suatu kecelakaan. Tak ada sesuatu yang lebih celaka dari nasib orang kampung.
~ Pramoedya Ananta Toer
Hidup ini Anakku, hidup ini tak ada harganya sama sekali. Tunggulah saatnya, dan kelak engkau akan berpikir, bahwa sia-sia saja Tuhan menciptakan manusia di dunia ini.
~ Pramoedya Ananta Toer
Pendeknya aku harus waspada, kewaspadaan sebagai bea kebahagiaan hidup di dekat gadis cantik tanpa bandingan.
~ Pramoedya Ananta Toer
Di dunia ini, Ara, hanya sedikit saja orang yang penting - Mardjohan.
~ Pramoedya Ananta Toer
Bangun dari bumi penjajahan: hancur menghancurkan! Sedang mereka yang tidak dihancurkan, mereka yang tidak menghancurkan adalah landasan hidup binatang ini.
~ Pramoedya Ananta Toer
Dan apa bisa diperoleh dalam hidup ini tanpa bea? Semua harus dibayar, atau ditebus, juga sependek-pendek kebahagiaan.
~ Pramoedya Ananta Toer
Animals are not supposed to have the power to reason and therefore don't care whether there is life after death. But imagine animals trying to cheer themselves up in the same way that our own ancestors did when faced with death, by believing that there is life after death. How would they resolve the problem that in the afterlife they might once more be eaten by man?
~ Pramoedya Ananta Toer
Apa yang ditakuti bu? Kita semua hidup terus menerus dalam ketakutan. Apa kalian biasanya ketakutan? Tidak ada. Kalau revolusi menang, tidak seorang pun perlu takut lagi.
~ Pramoedya Ananta Toer
Cinta ini indah, Minke, terlalu indah, yang bisa didapatkan dalam hidup manusia yang pendek ini.
~ Pramoedya Ananta Toer
Ya, mengapa kita ini harus mati seorang diri? Lahir seirang diri pula? Dan mengapa kita ini harus hidup di satu dunia yang banyak manusianya? Dan kalau kita sudah manusia, dan orang itu pun mencintai kita. Seperti mendiang kawan kita itu misalnya–mengapa kemudian kita harus bercerai-cerai dalam maut. Seorang. Seorang. Seorang. Dan seorang lagi lahir. Seorang lagi. Seorang lagi. Mengapa orang ini tak ramai-ramai lahir dan ramai-ramai mati? Aku ingin dunia ini seperti Pasarmalam.
~ Pramoedya Ananta Toer
Jangan lupa tuan kolonel, dia seniman---hidup hanya di alam perasaan.
~ Pramoedya Ananta Toer
Life can give everything to whoever who tries to understand and is willing to receive new knowledge. ~Mama
~ Pramoedya Ananta Toer
Hidup yang berarti, dan mati lebih berarti lagi.
~ Pramoedya Ananta Toer
Mati adalah gampang, Calon Arang. Tetapi mati itu tidak berguna kalau tidak membawa kesucian.
~ Pramoedya Ananta Toer
Satria hidup dari ketakutan dunia, maka ia terus juga takut-takuti dunia.
~ Pramoedya Ananta Toer
Keindahannya ada dalam kenang-kenangan.
~ Pramoedya Ananta Toer
Hanya orang yang mengenal tata hidup dunia lain, sekalipun hanya melalui bacaan, dapat menilai tata hidupnya sendiri
~ Pramoedya Ananta Toer
Dan rangsang hidup itu ogah dibius padam begitu saja: lihatlah, bukan saja kerjamu belum selesai, yang selesai pun terlalu banyak cacat dan cela. Imajinasi saja tidak cukup. Kau harus tinggal hidup, paling tidak tiga puluh tahun lagi. Sertai dan saksikan akhir dari semua ini!
~ Pramoedya Ananta Toer
Tanpa keberanian hidup adalah tanpa irima. Hidup tanpa irama adalah samadhi tanpa pusat.
~ Pramoedya Ananta Toer
Ah, Gus, begini kodrat perempuan. Dia menderitakan sakit waktu melahirkan, menderita sakit lagi karena tingkahnya.
~ Pramoedya Ananta Toer
Pengertian adalah hidup. Hidup adalah dihidupi dan menghidupi.
~ Pramoedya Ananta Toer
Dengan modal keberanian dan teror saja tak banyak yang bisa dicapai dalam kehidupan modern begini,
~ Pramoedya Ananta Toer
A story never ends, it just have incidents.
~ Prasee
Are you feeling overwhelmed? Do you want to break free from the shackles presented by the rigours of daily life? Do you dream of getting away from it all, going for a vacation, or simply quitting? The solution is not quitting. Abandoning the duties of life will not help you find peace of mind. What you need is to learn to manage all the aspects of your life well. Increase your capability, and you will never feel like quitting again.
~ Prashant Agarwal