logo

Quotes About Resistance

Holger didn't feel like an orgy, but had no way to refuse.
~ Poul Anderson
I've already informed a number of my men. They're as mad as I am. They're waiting in the terminal. A monkey wrench or a laser torch makes a pretty fair weapon. We can take over by force.
~ Poul Anderson
Indonesia adalah negeri budak. Budak di antara bangsa dan budak bagi bangsa-bangsa lain.
~ Pramoedya Ananta Toer
Kita telah melawan Nak, Nyo. Sebaik-baiknya, sehormat-hormatnya.
~ Pramoedya Ananta Toer
Kowé kira, kalo sudah pake pakean Eropa, bersama orang Eropa, bisa sedikit bicara Belanda lantas jadi Eropa? Tetap monyet!
~ Pramoedya Ananta Toer
Setiap ketidakadilan harus dilawan, walaupun hanya dalam hati.
~ Pramoedya Ananta Toer
Kau mengabdi pada tanah ini, tanah yang memberimu nasi dan air. Tapi para raja dan para pengeran dan para bupati sudah jual tanah keramat ini pada Belanda. Kau hanya baru sampai melawan para raja, para pangeran, dan para bupati. Satu turunan tidak bakal selesai. Kalau para raja, pangeran, dan bupati sudah dikalahkan, baru kau bisa berhadapan pada Belanda. Entah berapa turunan lagi. Tapi kerja itu mesti dimulai.
~ Pramoedya Ananta Toer
Jawanisme dan kolonialisme Jawa sudah bertindak jauh lebih brutal terhadap penduduk yang tinggal di Negara kepulauan yang luas ini daripada yang dulu dilakukan oleh penguasa penjajah asing .
~ Pramoedya Ananta Toer
Melawan pada yang berilmu dan pengetahuan adalah menyerahkan diri pada maut dan kehinaan
~ Pramoedya Ananta Toer
Sia-sianya dunia ini kalau untuk meningkatkan satu orang yang lain mesti diinjak.
~ Pramoedya Ananta Toer
Rupanya di bumi jajahan ini setiap orang hidup atas dasar hancur menghancurkan.
~ Pramoedya Ananta Toer
Teror merupakan sistem untuk menundukan rakyat, sedang kerakusan berlebihan menjadi tujuan dari pendudukan itu.
~ Pramoedya Ananta Toer
Apa guna belajar ilmu dan pengetahuan Eropa, bergaul dengan orang-orang Eropa, kalau akhirnya toh harus merangkak, beringsut seperti keong dan menyembah seorang raja kecil yang barang kali buta huruf pula! God, God! Menghadap bupati sama dengan bersiap menampung penghinaan tanpa boleh membela diri. Tak pernah aku memaksa orang lai berbuat semacam itu terhadapku. Mengapa harus kulakukan untuk orang lain? Sambar gledek!
~ Pramoedya Ananta Toer
Mbok, kau mau lawan kejahatan nini dengantanganmu, tapi kau tak mampu. Maka itu kau lawan dengan lidahmu. Kaupun tak mampu. Kemudian kau cuma lawan dengan hatimu. Setidak-tidaknya kau melawan.
~ Pramoedya Ananta Toer
Uh, Hindia, negeri yang hanya dapat menunggu-nunggu hasil kerja Eropa!
~ Pramoedya Ananta Toer
Bangun dari bumi penjajahan: hancur menghancurkan! Sedang mereka yang tidak dihancurkan, mereka yang tidak menghancurkan adalah landasan hidup binatang ini.
~ Pramoedya Ananta Toer
Apa yan pernah diberikan Belanda kepada rakyat? Mereka datang ke sini bukan untuk memberi, tetapi untuk meminta! Rakyat mendapat apa yang dicarinya sendiri, sejak dulu si Belanda lah yan malahan mendapat sebagian besar dari nasi yang dicari oleh rakyat. Apa yang diberikan Belanda kepada rakyat?
~ Pramoedya Ananta Toer
Hati bersih dan kemauan baik, dan kemampuan melaksanakannya, justru yang dicari para bandit. Hati bersih dan kemauan baik, dan kemampuan melaksanakannya belum mencukupi, Nyo, Nak. Belum, masih jauh. Dalam kenyataannya sampai sekarang ini apa kurang cukup banyak orang menggunakan Jesus untuk menindas? Waspadalah.
~ Pramoedya Ananta Toer
Mereka membela apa yang menjadi haknya tanpa mengindahkan maut.
~ Pramoedya Ananta Toer
Hamba hukum itu, Ann, dia tak bisa dilawan.
~ Pramoedya Ananta Toer
Nyai Ontosoroh: Tapi di depan hukum kau tak bakal menang. Kau menghadapi orang Eropa, Nyo. Sampai-sampai jaksa dan hakim akan mengeroyok kau, dan kau tak punya pengalaman pengadilan. Tidak semua pokrol dan advokat bisa dipercaya, apalagi kalau soalnya Pribumi menggugat Eropa.
~ Pramoedya Ananta Toer
Suatu rahasia yang tak dapat aku pecahkan. Mereka tetap bertempur, bukan hanya melawan Kompeni, juga melawan kehancurannya sendiri.
~ Pramoedya Ananta Toer
Maka juga setiap kebawelan wanita harus dilawan dengan kebawelan lain.
~ Pramoedya Ananta Toer
Dawn came on us like a betrayer; it seemed as though the new sun rose as an ally of our enemies to assist in our destruction.
~ Primo Levi