Quotes About Power
Kau mengabdi pada tanah ini, tanah yang memberimu nasi dan air. Tapi para raja dan para pengeran dan para bupati sudah jual tanah keramat ini pada Belanda. Kau hanya baru sampai melawan para raja, para pangeran, dan para bupati. Satu turunan tidak bakal selesai. Kalau para raja, pangeran, dan bupati sudah dikalahkan, baru kau bisa berhadapan pada Belanda. Entah berapa turunan lagi. Tapi kerja itu mesti dimulai.
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
Dan doa-doa itu, apa artinya dia kalau bukan gerakan dari minus ke plus? Tahu kau apa artinya doa? Permohonan pada Tuhan, gerakan dari yang paling minus pada yang paling plus.
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
Apabila sebagai pengarang harus kutangguhkan begitu banyak ketidakadilan di tanahair sendiri, penganiayaan lahir-batin, perampasan kebebasan dari penghidupan, hak dan milik, penghinaan dan tuduhan, bahkan juga perampasan hak untuk membela diri melalui mass-media mau pun pengadilan, aku hanya bisa mengangguk mengerti. Sayang sekali kekuasaan tak bisa merampas harga diri, kebanggaan diri, dan segala sesuatu yang hidup dalam batin siapa pun.
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
Juga jangan jadi kriminil dalam percintaan-yang menaklukan wanita ddengan gemerincing ringgit,kilau harta dan pangkat.Lelaki belakangan ini adalah juga kriminil,sedang perempuan yang tertaklukan hanya pelacur.
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
Jawanisme dan kolonialisme Jawa sudah bertindak jauh lebih brutal terhadap penduduk yang tinggal di Negara kepulauan yang luas ini daripada yang dulu dilakukan oleh penguasa penjajah asing .
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
Ada yang membunuh. Ada yang dibunuh. Ada peraturan. Ada undang-undang. Ada pembesar, polisi, dan militer. Hanya satu yang tidak ada: keadilan.
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
Do not underestimate the human being, who sometimes appears so simple. Even with sight as sharp as an eagle, a mind as sharp as a razor, senses more powerful than gods, hearing that can catch the music and the lamentations of life, your knowledge of humanity will never be total.
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
Yang tak berdarah mati. Yang kekurangan darah lemah. Hanya yang berlumuran darah saja perkasa. Ada adinda dengar? Perkasa! Dan hanya si lemah berkubang dalam air matanya sendiri. (Tumenggung Mandraka)
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
Kalau tidak ada orang-orang rendahan, tentu tidak ada orang atasan.
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
Sia-sianya dunia ini kalau untuk meningkatkan satu orang yang lain mesti diinjak.
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
Perang, kekuasaan, kekayaan, seperti unggun api dalam kegelapan dan orang berterbangan untuk mati tumpas di dalamnya.
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
Rupanya di bumi jajahan ini setiap orang hidup atas dasar hancur menghancurkan.
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
Letakkan cambukmu, raja, kau yang tak tahu bagaimana ilmu dan pengetahuan telah membuka babak baru di bumi manusia ini.
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
Teror merupakan sistem untuk menundukan rakyat, sedang kerakusan berlebihan menjadi tujuan dari pendudukan itu.
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
Tak ada yang bisa bantah Sri Erlangga seorang pembangun besar. Satu yang pada waktunya akan Bapa Mahaguru katakan: hanya satu yang tidak pernah dibangunkannya kedudukan kaum brahmana...
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
Seluruh kedudukan yang enak diambil orang-orang tua. Mereka hanya pandai korupsi... angkatan tua itu sungguh bobrok. Hanya angkatan tua yahg korup dan mengajak korup! Angkatan muda membuat revolusi melahirkan sejarah.
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
Kalau kita menang perang, semua kita dapat rumah baik. Tapi sekarang negara lebih butuh uang dari pada kita semua.
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
Apa guna belajar ilmu dan pengetahuan Eropa, bergaul dengan orang-orang Eropa, kalau akhirnya toh harus merangkak, beringsut seperti keong dan menyembah seorang raja kecil yang barang kali buta huruf pula! God, God! Menghadap bupati sama dengan bersiap menampung penghinaan tanpa boleh membela diri. Tak pernah aku memaksa orang lai berbuat semacam itu terhadapku. Mengapa harus kulakukan untuk orang lain? Sambar gledek!
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
Kalau ada persatuan semua bisa kita kerjakan, jangankan rumah, gunung dan laut bisa kita pindahkan - Ranta
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
Karena itu, Ann, kau harus kuat. Kalau tidak, orang akan sangat mudah jadi permainan, dan terus dipermainkan oleh orang-orang semacam dia itu.
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
Kadang-kadang manusia ini tak kuasa melawan kenang-kenangannya sendiri. Dan tersenyum aku oleh keinsyafan itu. Ya, kadang-kadang tak sadar manusia terlampau kuat dan menenggelamkan kesadarannya. Aku tersenyum lagi.
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
Siapakah yang tahu rahasia para dewa kalau bukan kaum brahmana?
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
Ya, anakku, selama hidupku yang limapuluh enam tahun ini tahulah aku, bahwa usaha dan iktiar manusia itu sangat terbatas. Aku sendiri tak membiarkan adikmu sakit bila saja aku berkuasa atas nasib manusia.
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
Mana ada Jawa, dan bupati pula, bukan buaya darat?
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
