Quotes About History
Tidak, yang mati tidak harus bisu. Energi mereka tetap hidup melalui berbagai cara, jalan dan sarana, terutama melalui kenangan dan mulut para nyawa yang lolos dari saringannya di Buru ini. Pada suatu kali mungkin ada yang mampu mencatatnya tanpa tangannya gemetar dan tanpa membasahi kertasnya.
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
Ibu bapak tani—ibu bapak tanah air—akan meratapi putera-puterinya yang terkubur dalam udara terbuka di atas rumput hijau, di bawah naungan langit biru di mana awan putih berarak dan angin bersuling di rumpun bambu. Kemudian tinggallah tulang belulang putih yang bercerita pada musafir lalu, " Di sini pernah terjadi pertempuran. Dan aku mati di sini.
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
Jawanisme dan kolonialisme Jawa sudah bertindak jauh lebih brutal terhadap penduduk yang tinggal di Negara kepulauan yang luas ini daripada yang dulu dilakukan oleh penguasa penjajah asing .
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
babak sinthesis sedang di ambang pintu. Yang jelas, semua yang telah terjadi akan abadi dalam ingatan bangsa ini dan umat manusia sepanjang abad, tak peduli orang suka atau tidak. Para pengarang akan menghidupkannya lebih jelas dalam karya-karyanya. Para pembunuh dan terbunuh akan menjadi abadi di dalamnya daripada sebagai pelaku sejarah saja. Topeng dan jubah suci akan berserakan.
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
Lenyapnya perikemanusiaan dalam kegalauan sosial yang busuk, berarti pula tipisnya kepribadian, bukan saja sebagai bangsa, tetapi juga sebagai individu. Dan bangsa atau nasion yang begitu mudah menanggalkan perikemanusiaan dengan sendirinya mudah pula tersasar dalam perkembangan sejarah.
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
Menulislah, karena tanpa menulis engkau akan hilang dari pusaran sejarah
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
Sebelum kertas ditemukan oleh Tsai'Lun, sebelum mesin cetak ditemukan oleh Johann Gutenberg dimana keduanya menjadi medium tradisi tulis, peradaban dibangun oleh segulungan kisah dongeng
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
Tak ada yang bisa bantah Sri Erlangga seorang pembangun besar. Satu yang pada waktunya akan Bapa Mahaguru katakan: hanya satu yang tidak pernah dibangunkannya kedudukan kaum brahmana...
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
Seluruh kedudukan yang enak diambil orang-orang tua. Mereka hanya pandai korupsi... angkatan tua itu sungguh bobrok. Hanya angkatan tua yahg korup dan mengajak korup! Angkatan muda membuat revolusi melahirkan sejarah.
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
I came to see that man finds meaning in his existence only through the active demonstration of his human self, a cosmos comprising the entire constellation of life's factors: culture, civilization, tradition, history, ideals, facts, physical conditions, one's mental state, the ecology, and so on.
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
Apa yan pernah diberikan Belanda kepada rakyat? Mereka datang ke sini bukan untuk memberi, tetapi untuk meminta! Rakyat mendapat apa yang dicarinya sendiri, sejak dulu si Belanda lah yan malahan mendapat sebagian besar dari nasi yang dicari oleh rakyat. Apa yang diberikan Belanda kepada rakyat?
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
Namun, kejahatannya juga tidak boleh dilupakan begitu saja karena jasa beberapa orang.
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
Sungguh mengguncangkan mengetahui adanya sejumlah orang yang sejak perawan remaja sampai jadi nenek tetap terbelenggu oleh perbuatan keji balatentara Jepang. Di masa kemajuan tekhnologi semaju sekarang ini.
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
Eropa gila sama dengan Pribumi gila.
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
mana cara seorang Pribumi bisa jadi Presiden? Apa dia kemudi-an tidak terjatuh pada kebiasaan raja-raja, yang dikenalnya dari dongeng dan dilihatnya sendiri di berbagai kabupaten? Tidak-kah kemudian akan timbul orang-orang lain yang juga ingin jadi seperti dia, dan perang berkecamuk terus-menerus seperti isi Babad Tanah Jawi? Perang yang tidak ada habis-habisnya - setiap orang lawan setiap orang, semua lawan semua? Bakal apa jadinya?
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
Bagaimana cara seorang Pribumi bisa jadi Presiden? Apa dia kemudi-an tidak terjatuh pada kebiasaan raja-raja, yang dikenalnya dari dongeng dan dilihatnya sendiri di berbagai kabupaten? Tidak-kah kemudian akan timbul orang-orang lain yang juga ingin jadi seperti dia, dan perang berkecamuk terus-menerus seperti isi Babad Tanah Jawi? Perang yang tidak ada habis-habisnya - setiap orang lawan setiap orang, semua lawan semua? Bakal apa jadinya?
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
As all the parties had given a guarantee that they would accept [the] Radcliffe award without any question, they had to keep quiet and accept whatever had been decreed by Radcliffe in what was by far the strangest, most illogical and arbitrarily drawn boundary line in history between two countries.11
~ Pranab Mukherje
BazillionQuotes.com
In the first ever free general elections in Pakistan, the Awami League of East Pakistan, led by Sheikh Mujibur Rahman, won a clear majority in the Pakistan National Assembly (PNA). With this, the history of the subcontinent reached a turning point in 1971.
~ Pranab Mukherjee
BazillionQuotes.com
In the long history of the Congress, a really serious contest for presidency was first fought between Subhas Chandra Bose and Pattabhi Sitaramayya in 1939.
~ Pranab Mukherjee
BazillionQuotes.com
The Unfinished Memoirs,
~ Pranab Mukherjee
BazillionQuotes.com
my career in public life, I have had the rare privilege of being a participant in many of the defining moments of our country's democratic history. Our nation and its people have, and continue to, offer me an abundance of love, faith and affection in a measure that I find
~ Pranab Mukherjee
BazillionQuotes.com
retelling of India's political history as I have experienced it. The Dramatic Decade is the first of a trilogy; this book covers the period between 1969 and 1980. It begins with my entry into public life as a member of the Rajya Sabha and covers three epochal events—the war that led to the liberation
~ Pranab Mukherjee
BazillionQuotes.com
History has shown that one cannot legislate a culture of integrity. And yet, one of the paramount responsibilities and challenges of corporate leadership is to ensure such a culture.
~ Preet Bharara
BazillionQuotes.com
Qu'elles soient fabriquées ou réelles, les questions du présent ne doivent jamais nous faire oublier les silences du passé.
~ President Pierre Nkurunziza
BazillionQuotes.com
