logo

Quotes About Connection

A mother knows what her child's gone through, even if she didn't see it herself.
~ Pramoedya Ananta Toer
Tahu kau mengapa aku sayangi kau lebih dari siapa pun ? Karena kau menulis. Suaramu takkan padam ditelan angin, akan abadi, sampai jauh, jauh di kemudian hari.
~ Pramoedya Ananta Toer
Dan doa-doa itu, apa artinya dia kalau bukan gerakan dari minus ke plus? Tahu kau apa artinya doa? Permohonan pada Tuhan, gerakan dari yang paling minus pada yang paling plus.
~ Pramoedya Ananta Toer
There is no love that appears suddenly out of the blue, because love is a child of culture, not a stone dropped from heaven.
~ Pramoedya Ananta Toer
Mas, kan kita pernah berbahagia bersama ?" "Tentu, Ann." "Kenangkan kebahagiaan itu saja, ya Mas, jangan yang lain.
~ Pramoedya Ananta Toer
Manusia yang wajar mesti punya sahabat, persahabatan tanpa pamrih. Tanpa sahabat hidup akan terlalu sunyi.
~ Pramoedya Ananta Toer
It is proper for people to have friends, friendships without self-interest. Without friends, life is too lonely.
~ Pramoedya Ananta Toer
Aku mengeluh. Hatiku tersayat. Aku memang perasa. Dan keluargaku pun terdiri dari makhluk-makhluk perasa.
~ Pramoedya Ananta Toer
Apakah gunanya pendapat kalau hanya untuk diketahui sendiri?
~ Pramoedya Ananta Toer
Mereka berjabat tangan, seperti gunung berjabatan dengan samudera. Mereka hanya dua gumpal daging kecil, tetapi jiwanya lebih besar dari gunung, lebih luas dari laut, karena kereka ikut melahirkan sesuatu yang nenek-moyangnya dan bangsa-bangsa lain tidak atau belum melahirkannya: kemerdekaan.
~ Pramoedya Ananta Toer
Dari bumi ini aku lahir. Dari bumi ini aku makan. Aku akan mati dan kembali di bumi ini juga - Muka Jawa (Wanita Jawa Yang Disumpah Ketua Adat Buru Agar Tidak Meninggalkan Mereka)
~ Pramoedya Ananta Toer
My words, my writing, my actions—these have never been for myself alone, either directly or indirectly. There is no such thing as an artist who creates art only for himself. That is masturbation.
~ Pramoedya Ananta Toer
Di dunia ini tak ada sesuatu kegirangan yang lebih besar daripada kegirangan seorang bapak yang mendapatkan anaknya kembali.
~ Pramoedya Ananta Toer
Ya, mengapa kita ini harus mati seorang diri? Lahir seirang diri pula? Dan mengapa kita ini harus hidup di satu dunia yang banyak manusianya? Dan kalau kita sudah manusia, dan orang itu pun mencintai kita. Seperti mendiang kawan kita itu misalnya–mengapa kemudian kita harus bercerai-cerai dalam maut. Seorang. Seorang. Seorang. Dan seorang lagi lahir. Seorang lagi. Seorang lagi. Mengapa orang ini tak ramai-ramai lahir dan ramai-ramai mati? Aku ingin dunia ini seperti Pasarmalam.
~ Pramoedya Ananta Toer
Katakan pada saya, Ibu, nama ibu yang sebenarnya. Kami datang untuk mengenali Ibu, untuk mengetahui keadaan Ibu, dan ingin membantu Ibu bila kami mampu dan berkesempatan melakukannya. Ingin berbuat sesuatu yang patut untuk Ibu, biarpun kami hanya tahanan, tidak punya kebebasan. Katakanlah nama Ibu, sebutkanlah.
~ Pramoedya Ananta Toer
Jiwa semuda itu jangan dilukai dengan penderitaan tak perlu, sekalipun cacat ayahnya sendiri. Dia hendaknya tetap mencintai aku dan memandang aku sebagai ayahnya yang mencintainya, tanpa melalui suara dan pandang orang lain.
~ Pramoedya Ananta Toer
Tak ada yang lebih baik daripada persahabatan yang ikhlas,
~ Pramoedya Ananta Toer
Temuilah saudara-saudaramu yang baru datang dari Jawa, karena kalian adalah anak-anak dari ibu Jawa - Beberapa Pemuda Arafuru Yang Menemui Suyud Dkk Para Buangan di Pulau Buru
~ Pramoedya Ananta Toer
Gelar itu dipersembahkan pada manusia oleh manusia, maka bukan tanpa alasan.
~ Pramoedya Ananta Toer
Bukan aku saja yang tergenggam oleh mereka, mereka sebaliknya pun tergenggam olehku. Genggam-menggenggamlah, kalau tak dapat dikatakan sihir-menyihir.
~ Pramoedya Ananta Toer
Tak ada manusia hidup tanpa persahabatan dan kebaikan, karena yang bukan demikian bukan manusia,
~ Pramoedya Ananta Toer
When I was leaving I kind of felt a little bit sad, because I made some friends down in skid row.
~ Pras Michel
India has worked not because of 'unity in diversity', the presence of a locus of identity beneath differences, as the state is fond of telling us. We have flourished rather because we are 'diverse in our unities', each able to imagine the connection with others in his/ her own way.
~ Pratap Bhanu Mehta
There is a sense in the tree which feels your love and responds to it. It does not respond or show its pleasure in our way or in any way we can now understand.
~ Prentice Mulford