Quotes About Empathy
Jangan anggap remeh si manusia, yang kelihatannya begitu sederhana; biar penglihatanmu setajam elang, pikiranmu setajam pisau cukur, perabaanmu lebih peka dari para dewa, pendengaran dapat menangkap musik dan ratap-tangis kehidupan; pengetahuanmu tentang manusia takkan bakal bisa kemput.
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
Kau Pribumi terpelajar! Kalau mereka itu, Pribumi itu, tidak terpelajar, kau harus bikin mereka jadi terpelajar. Kau harus, harus, harus, harus bicara pada mereka , dengan bahasa yang mereka tahu
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
Dan kini, Adikku, kini terasa betul oleh kita, pahit sungguh hidup di dunia ini, bila kita selalu ingat pada kejahatan orang lain. Tapi untuk kita sendiri, Adikku, bukankah kita tidak perlu menjahati orang lain?
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
Pity is the feeling of well-intentioned people who are unable to act.
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
Sahabat dalam kesulitan adalah sahabat dalam segala-galanya. Jangan sepelekan persahabatan. Kehebatannya lebih besar daripada panasnya permusuhan.
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
setiap saat orang bisa minta ampun pada Tuhan, bila berdosa terhadap-Nya, dosa terhadap sesama manusia lain lagi, terlalu susah untuk mendapat ampun daripadanya. Tuhan Maha Pemurah, manusia maha tidak pemurah.
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
Revolusi Perancis, mendudukkan harga manusia pada tempatnya yang tepat. Dengan hanya memandang manusia pada satu sisi, sisi penderitaan semata, orang akan kehilangan sisinya yang lain. Dari sisi penderitaan saja, yang datang pada kita hanya dendam, dendam semata...
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
Kasihan hanya perasaan orang berkemauan baik yang tidak mampu berbuat. Kasihan hanya satu kemewahan, atau satu kelemahan. Yang terpuji memang dia yang mampu melakukan kemauan baiknya.
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
Manusia yang wajar mesti punya sahabat, persahabatan tanpa pamrih. Tanpa sahabat hidup akan terlalu sunyi.
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
It is proper for people to have friends, friendships without self-interest. Without friends, life is too lonely.
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
Pada dasarnya manusia adalah hewan yang paling membutuhkan ampun.
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
Aku mengeluh. Hatiku tersayat. Aku memang perasa. Dan keluargaku pun terdiri dari makhluk-makhluk perasa.
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
Doa dan ucapan selamat jalan diucapkan oleh mulut dan tangan yang kami jabat. Tak seorangpun mengucapkan terimakasih. Dan memang kami tidak menuntut, tidak membutuhkan. Sayang, kami belum mampu berbuat lebih dari ini.
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
Kalau kemanusiaan tersinggung, semua orang berperasaan dan berpikiran waras ikut tersinggung, kecuali orang gila dan orang yang berjiwa kriminil, biar pun dia sarjana.
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
Kudekati ranjang ayahku, kuraba kakinya yang kering. Hatiku tersayat. Bukankah kaki itu dulu seperti kakiku juga dan pernah mengembara ke mana-mana? Dan kini kaki itu terkapar di atas kasur ranjang rumahsakit. Bukan kemauannya. Ya, bukan kemauannya. Rupa-rupanya manusia ini tak selamanya bebas mempergunakan tubuh dan hidupnya. Dan kelak begitu juga halnya dengan kakiku.
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
Cerita, selamanya tentang manusia, kehidupannya, bukan kematiannya. Ya, biarkan yang ditampilkannya itu hewan, raksasa, atau dewa, atau hantu. Dan tak ada yang lebih sulit difahami daripada sang manusia. Jangan anggap remeh si manusia, yang kelihatannya begitu sederhana, biar pengelihatanmu setajam elang, pikiranmu setajam pisau cukur, perabaanmu lebih peka dari para dewa, pendengaranmu dapat menangkap musik dan ratap tangis kehidupan, pengetahuanmu tentang manusia takkan bakal bisa kemput.
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
Mereka bertengkar ramai dalam bahasa yang bagiku sama asingnya dengan bahasa nasib manusia.
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
Makin jauh dari Mahadewa dia (manusia) makin kejam.
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
Apakah kesejahteraan hidup sama dengan kebusukan buat orang lain?
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
Mengapa yang tidak setuju tak dapat mengekang nafsu menghina? Antara kita sendiri, kalau hanya hendak menghina pun tidak semua bisa berdiri sama tinggi. Penghinaan yang bodoh hanya akan memukul diri sendiri.
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
seorang tua telah mengampuni anaknya sekalipun dia belum menjalani kesalahan, Midah.
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
You must first of all think justly. Don't sit in judgment over others when you don't know the truth of the matter.
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
Katakan pada saya, Ibu, nama ibu yang sebenarnya. Kami datang untuk mengenali Ibu, untuk mengetahui keadaan Ibu, dan ingin membantu Ibu bila kami mampu dan berkesempatan melakukannya. Ingin berbuat sesuatu yang patut untuk Ibu, biarpun kami hanya tahanan, tidak punya kebebasan. Katakanlah nama Ibu, sebutkanlah.
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
Jiwa semuda itu jangan dilukai dengan penderitaan tak perlu, sekalipun cacat ayahnya sendiri. Dia hendaknya tetap mencintai aku dan memandang aku sebagai ayahnya yang mencintainya, tanpa melalui suara dan pandang orang lain.
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
