Quotes from Pramoedya Ananta Toer
Setiap pengalaman yang tidak dinilai baik oleh dirinya sendiri ataupun orang lain akan tinggal menjadi sesobek kertas dari buku hidup yang tidak punya makna. Padahal setiap pengalaman tak lain daripada fondasi kehidupan
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
Duniaku bukan jabatan, pangkat, gaji, dan kecurangan. Duniaku bumi manusia dengan persoalannya
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
Semua yang terjadi d bawah kolong langit adalah urusan setiap orang yang berpikir
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
Hidup tanpa harapan adalah hidup yang kosong
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
Mendapat upah kerena menyenangkan orang lain yang tidak punya persangkutan dengan kata hati sendiri, kan itu dalam seni namanya pelacuran?
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
Tanpa wanita takkan ada bangsa manusia. Tanpa bangsa manusia takkan ada yang memuji kebesaranMu. Semua puji-pujian untukMu dimungkinkan hanya oleh titik darah, keringat dan erang kesakitan wanita yang sobek bagian badannya karena melahirkan kehidupan.
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
Setiap ketidakadilan harus dilawan, walaupun hanya dalam hati.
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
Seorang terpelajar harus juga belajar berlaku adil sudah sejak dalam pikiran, apalagi perbuatan.
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
Kami memang orang miskin. Di mata orang kota kemiskinan itu kesalahan. Lupa mereka lauk yg dimakannya itu kerja kami.
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
Hidup dapat memberikan segala pada barang siapa tahu dan pandai menerima.
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
Such was the love of this grandson for his grandmother that two years after the death of his mother, when she herself fell gravely ill, he vowed to her that someday he would try to tell the world her life story. 'But why?' she asked humbly. 'I'm no one, just a girl from the coast' 'But you are everyone, Grandma,' the young Pramoedya told her. 'You are all the people who have ever had to fight to make this life their own.
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
Orang bilang, apa yang ada di depan manusia hanya jarak. Dan batasnya adalah ufuk. Begitu jarak ditempuh sang ufuk menjauh.
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
Kesenangan adalah tanda bahwa kematian mulai meraba jiwa manusia
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
Suatu masyarakat paling primitif pun, misalnya di jantung Afrika sana, tak pernah duduk di bangku sekolah, tak pernah melihat kitab dalam hidupnya, tak kenal baca-tulis, masih dapat mencintai sastra, walau sastra lisan.
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
Dan kini, Adikku, kini terasa betul oleh kita, pahit sungguh hidup di dunia ini, bila kita selalu ingat pada kejahatan orang lain. Tapi untuk kita sendiri, Adikku, bukankah kita tidak perlu menjahati orang lain?
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
Saya masih berpendapat bahwa Multatuli besar jasanya kepada bangsa Indonesia, karena dialah yang menyadarkan bangsa Indonesia bahwa mereka dijajah. Sebelumnya, di bawah pengaruh Jawanisme, kebanyakan orang Indonesia bahkan tidak merasa bahwa mereka dijajah.
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
The fracture of pencil still useful, but the fracture of soul, we couldn't use it, Mister.
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
Kadang-kadang saya merasa sangat terisolasi. Saya hidup di dunia saya sendiri, dan hal ini seperti berada di pengasingan. Saya tidak tahu apakah orang masih ingin tahu apa yang sebenarnya saya pikirkan.
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
Nilai yang diwariskan oleh kemanusiaan hanya untuk mereka yang mengerti dan membutuhkan. Humaniora memang indah bila diucapkan para mahaguru—indah pula didengar oleh mahasiswa berbakat dan toh menyebalkan bagi mahasiswa-mahasiswa bebal. Berbahagialah kalian, mahasiswa bebal, karena kalian dibenarkan berbuat segala-galanya.
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
Barang siapa tidak tahu bersetia pada azas, dia terbuka terhadap segala kejahatan: dijahati atau menjahati. (Mama, 4)
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
Sebagai pengarang saya masih lebih percaya kepada kekuatan kata daripada kekuatan peluru yang gaungnya hanya akan berlangsung sekian bagian dari menit, bahkan detik.
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
Di dunia ini manusia bukan berduyun-duyun lahir dan berduyun-duyun pula kembali pulang. Seorang-seorang mereka datang. Seorang-seorang mereka pergi. Dan yang belum pergi dengan cemas-cemas menunggu saat nyawanya terbang entah ke mana.
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
Kehidupan lebih nyata daripada pendapat siapapun tentang kenyataan.
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
Pity is the feeling of well-intentioned people who are unable to act.
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
