Quotes from Pramoedya Ananta Toer
Seorang terpelajar itu harus adil, sejak dalam pikiran! [Bumi Manusia]
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
Sejak jaman nabi sampai kini, tak ada manusia yang bisa terbebas dari kekuasaan sesamanya, kecuali mereka yang tersisihkan karena gila. Bahkan pertama-tama mereka yang membuang diri, seorang diri di tengah-tengah hutan atau samudera masih membawa padanya sisa-sisa kekuasaan sesamanya. Dan selama ada yang diperintah dan memerintah, dikuasai dan menguasai, orang berpolitik.
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
Sahabat dalam kesulitan adalah sahabat dalam segala-galanya. Jangan sepelekan persahabatan. Kehebatannya lebih besar daripada panasnya permusuhan.
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
Dan bukankan satu ciri manusia modern adalah juga kemenangan individu atas lingkungannya dengan prestasi individual? Individu-individu kuat sepatutnya bergabung mengangkat sebangsanya yang lemah, memberinya lampu pada yang kegelapan dan memberi mata pada yang buta
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
Sejak zaman kompeni, Aceh punya keberanian individu, Jawa punya keberanian kelompok. Beda sekali.
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
Lihat, ini Arok, yang tetap mempertahankan Tumapel. Dia dan pasukannya akan mempertahankannya sampai titik darah terakhir. Bukan karena imbalan uang, emas dan perak dan singgasana. Hanya karena kesetiaan pada janji.
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
Dengan melawan kita takkan sepenuh kalah,
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
Kartini pernah mengatakan : mengarang adalah bekerja untuk keabadian.
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
Binatang itu bicara, makan -- tapi tak mengerti dirinya sendiri. Dan aku begitu juga.
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
Dari atas ke bawah yang ada adalah larangan, penindasan, perintah, semprotan, hinaan. Dari bawah ke atas yang ada adalah penjilatan, kepatuhan, dan perhambaan.
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
Life can give everything to whoever tries to understand and is willing to receive new knowledge.
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
Di balik setiap kehormatan mengintip kebinasaan. Di balik hidup adalah maut. Di balik persatuan adalah perpecahan. Di balik sembah adalah umpat. Maka jalan keselamatan adalah jalan tengah. Jangan terima kehormatan atau kebinasaan sepenuhnya. Jalan tengah—jalan ke arah kelestarian.
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
Kau mengabdi pada tanah ini, tanah yang memberimu nasi dan air. Tapi para raja dan para pengeran dan para bupati sudah jual tanah keramat ini pada Belanda. Kau hanya baru sampai melawan para raja, para pangeran, dan para bupati. Satu turunan tidak bakal selesai. Kalau para raja, pangeran, dan bupati sudah dikalahkan, baru kau bisa berhadapan pada Belanda. Entah berapa turunan lagi. Tapi kerja itu mesti dimulai.
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
Orang Cendekia sudah harus adil sejak dari pikiran
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
Masa lalu tak perlu jadi beban, bila tak sudi jadi pembantu.
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
Dan doa-doa itu, apa artinya dia kalau bukan gerakan dari minus ke plus? Tahu kau apa artinya doa? Permohonan pada Tuhan, gerakan dari yang paling minus pada yang paling plus.
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
setiap saat orang bisa minta ampun pada Tuhan, bila berdosa terhadap-Nya, dosa terhadap sesama manusia lain lagi, terlalu susah untuk mendapat ampun daripadanya. Tuhan Maha Pemurah, manusia maha tidak pemurah.
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
There is no love that appears suddenly out of the blue, because love is a child of culture, not a stone dropped from heaven.
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
Kalau ahli hukum tak merasa tersinggung karena pelanggaran hukum sebaiknya dia jadi tukang sapu jalanan.
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
Revolusi Perancis, mendudukkan harga manusia pada tempatnya yang tepat. Dengan hanya memandang manusia pada satu sisi, sisi penderitaan semata, orang akan kehilangan sisinya yang lain. Dari sisi penderitaan saja, yang datang pada kita hanya dendam, dendam semata...
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
Seorang terpelajar harus berlaku adil sudah sejak dalam pikiran, apalagi dalam perbuatan,
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
Kekuatan yang kita miliki mungkinlah tidak sebanding dengan ketidakadilan yang ada, tapi satu hal yang pasti: Tuhan tahu bahwa kita telah berusaha melawannya.
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
Kalau orang tak tahu sejarah bangsanya sendiri –tanah airnya sendiri– gampang jadi orang asing di antara bangsa sendiri.
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
Kau tak kenal bangsamu sendiri.
~ Pramoedya Ananta Toer
BazillionQuotes.com
